Juni
11
Beberapa
hari kemudian, HP saya berdering. Sebuah panggilan dari nomor yang belum ada di
kontak telepon. “ Ka, ini Mama,” suara diseberang telepon. “Ha, Benar Mama?”,
pekik saya. Di bulan ramadhan saya mendengar kembali suara Mama yang telah
mengandung dan melahirkan saya. Kami terpisah 17 tahun tanpa suara dan tanpa
wajah. Banjir air mata.
Esok
hari, Bapak Mertua menyodorkan sebuah amplop. “Tiket Pesawat Jakarta”. “Temui,
Mamamu”, ucap Beliau.
Ijazah, ijabsah dan bertemu dengan Mama di Bulan Ramadhan,
Ijazah, ijabsah dan bertemu dengan Mama di Bulan Ramadhan,
“Maka
nikmat Allah mana lagi yang engkau dustakan?”
17 Juni 2015 pukul 03.09
RAmadan berkah Ya mba...:)